Tom Anderson, Pernah di penjara karna menjadi Hakker, kemudian sukses mendirikan MySpace

Tom Anderson adalah seorang pengusaha Amerika yang sukses mendirikan situs jejaring sosial MySpace ditahun 2003 dengan Chris Dewolfe. Pria bernama lengkap Thomas Anderson ini lahir pada tanggal 8 November 1970. Sebelum mendirikan MySpace, Anderson bekerja di eUniverse, perusahaan yang bekerja dengan menjalankan operasi spyware dan spam serta menjual obat kulit secara berkala.

MySpace adalah website yang tiba-tiba populer dan melampaui lalu lintas dari Ebay dan Amazon.com berdasarkan jumlah halaman yang dilihat oleh pengguna. MySpace merupakan wadah dari ratusan ribu halaman web yang diciptakan oleh penggunanya.

Anderson juga adalah seorang Hacker populer yang menggunakan identitas ‘lord Plathead’. Tidak sampai lima tahun menjadi hacker pada tahun 1985 ia ditangkap karena telah melakukan hacking ke server Chase Nasional Bank. Pengalaman itu menjadi pengalaman berharga untuk Anderson hingga ia memutuskan untuk fokus mendirikan website bernama MySpace pada tahun 2003.

Tom dan Beberapa karyawan eUniverse lainnya membuat halaman pertama dari MySpace. Kemudian, situs ini berkembang pesat karena pengguna dapat merancang halaman MySpace mereka dengan cara apapun yang mereka inginkan. Halaman MySpace dapat dihiasi dengan foto penggunanya atau hal-hal yang menurut mereka menarik. Pengguna juga dapat menampilkan hobi atau gambar band favorit mereka.

MySpace terkenal hanya dalam waktu 2 tahun, keberhasilan MySpace dalam waktu singkat tersebut menjadi sebuah studi kasus yang menarik dalam bidang website. Pada tahun 2005, Rupert Murdoch melalui perusahannya, News Corp (NWS), membeli  MySpace.com dan induk perusahaanya. Intermix Media, sebesar US$580 Juta. Tom tidak lagi menjadi presiden MySpace, tetapi ia ditempatkan sebagai penasihat strategis di perusahaan. Kesuksesan MySpace mengispirasi banyak orang bahwa sukses dalam website dapat di miliki oleh siapa saja. Asalkan ada kemauan yang kuat asalkan punya rencaya dan program yang terarah.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*