Strategi Merek

strategi merek

pernah saya ingin makan siang, namun kemudian saya coba melihat ada penjual apa saja yang berjualan di dekat rumah. singkatnya saya melihat penjual dengan produk baru, gerobak baru, dan alat baru berjualan. sementara di tempat yang sama juga terdapat penjual dengan produk yang hampir sama.

tukang jualan yang baru ini tanpa merek sama sekali( bersih) sampai saya tanya ini jualan apa pak? terlihat lontong berbaris. ketoprak pak, jawab penjual.

disana saya melihat bahwa saat itu ketoprak yang baru membuat hati saya kurang pas pesan di tempat yang baru. malah saya lebih tertarik dengan ketoprak yang satunya, selain lebih lama, ia juga pakai merek pada bagian atas gerobaknya. tertulis jelas ketoprak, plus ada foto ambil di google.

saya melihat bahwa hampir yang lewat akan bertanya jual apa walaupun saya baru sebentar.

saya nyeletuk, pakai merek bang biar rame, beliau si tukang ketoprak senyum saja.

ya, ini bicara merek ya. begitu pentingnya sebuah merek saat ini. apalagi di era digital seperti sekarang ini. warung kecil saja yang jualan juz, buat merek warung mpok win, kemudian update di instagram, lama-lama jadi tempat nongkrong anak muda disekitar, malah para gojek pemesan gofood ikut-ikutan kumpul disana. padahal tempat nya di pelosok. itulah merek kawan. begitu penting merek walau hanya tulisan saja.

kali ini saya akan diskusikan apa itu merek?

apa itu merek?

merek atau brand menurut para ahli adalah nama dari sebuah produk yang sudah ditetapkan yang menjadi pembeda antara satu produk dengan produk lainnya, dan mengkombinasikan unsur-unsur yang mengidentifikasikan produk atau jasa.

untuk lebih menambah khasanah keilmuan kita, berikut istilah merek menurut para ahli :

Menurut Stanton dan Lamarto mendefinisikan merk adalah nama, istilah simbol atau desain khusus atau beberapa kombinasi unsur – unsur ini yang dirancang untuk mengidentifikasikan barang atau jasa yang ditawarkan penjual.

sedangkan, tokoh lain Aaker menjelaskan merk adalah cara membedakan sebuah nama dan/atau simbol seperti trademark, logo atau desain kemasan yang dimaksudkan untuk mengidentifikasikan produk atau jasa dari satu produsen atau satu kelompok produsen dan untuk membedakan produk atau jasa itu dari produsen pesaing.

dalam kamus Marketing menurut Norman A. Hart, Merk (Brand) adalah nama produk yang sudah ditetapkan, yang biasanya mengandung nilai-nilai kelayakan bagi konsumen maupun perusahaan yang bersangkutan dan biasanya telah didaftarkan ke kantor Pencatatan Hak Paten.

Beberapa strategi bagaimana memberikan merek pada sebuah produk yang mulai banyak dikenal diantaranya adalah :

1# Merek untuk semua produk

strategi ini diterapkan pada perusahaan dengan memberikan merek pada setiap produk yang di keluarkan. semakin banyak produk dan variasinya maka merek baru akan diperkenalkan. beberapa perusahaan di Indonesia yang menerapkan kebijakan ini diantaranya adalah : wings, unilever

2# Merek Kelompok bagi Semua Produk

strategi ini diberikan sama pada hampir semua produk yang dikeluarkan, pemberian identitas ini untuk membesarkan perusahaan sehingga dikenal masyarakat dan meningkatkan kepercayaan akan produk tersebut. contoh dari kebijakan ini adalah heinz ABC merupakan contoh nyata di Indonesia

3# kelompok terpisah pada produk

strategi kelompok terpisah ini merupakan strategi dalam memberikan produk turunan, dan kemudian mengembangkan produk tersebut pada lini produk dibawahnya. unilever juga jadi salah satu contohnya walaupun tidak semua spesifik produk. misalnya saja unilever mengeluarkan produk Dove, nah disini ia melakukan turunan dari produk tersebut menjadi shampo dove, sabun dove, conditioner dove,dsb untuk referensi secarah dove silahkan baca disini

4# Nama perusahaan dikombinasikan dengan merek

yang terakhir, adalah mengkombinasikan nama perusahaan dengan merek, ini dilakukan dalam upaya membangun merek sekaligus perusahaan. beberapa perusahaan melakukan ini, sebagai contoh yang cukup dikenal adalah trans.corp milik khairil tanjung yang menggunakan istilah trans pada perusahaan. trans 7, trans tv, trans mart, dsb

dari sini kita sudah melihat bagaimana berbagai perusahaan mengkombinasikan merek mereka dengan perusahaan. hingga hari ini kita mengenal banyak produk dengan diferensiasi yang kecil saat ini.

Keuntungan memiliki Merek

  1. memudahkan pemesanan produk, bagi konsumen yang menginginkan memesan produk kembali tidak perlu sulit untuk mencarinya karena sudah ingat dan punya jejak pemakaiannya seperti kemasan dsb
  2. melacak masalah yang terjadi, dengan merek produk perusahaan lebih mudah mengidentifikasikan masalah pada produk tersebut, melakukan test a/b bagi produk, mana yang lebih laku, apa sebabnya tidak laku,dsb
  3. melindungi merek secara hukum, dengan merek kita dapat melindungi produk kita dari berbagai masalah hukum seperti plagiat atau pengambilan proses produksi produk sampai merek produk
  4. menciptakan kesetiaan pelanggan, hanya dengan merek kita dapat membuat kesetiaan pelanggan pada produk kita, jika tidak maka bagaimana konsumen mengenal produk kita.
  5. membantu melakukan segmentasi pasar, dengan merek kita dapat menciptakan segmentasi pasar, merek biasanya digunakan untuk membedakan segmentasi pasar.
  6. merek berpengaruh terhadap citra perusahaan, banyak perusahaan rela membayar mahal untuk sebuah merek. sebab, merek berpengaruh terhadap bagus tidaknya perusahaan.

sekarang kita bisa lanjut untuk membahas strategi merek, apa itu strategi merek?

strategi merek adalah serangkaian kegiatan untuk meningkatkan merek dimata konsumen. dalam hal ini phillip Khotler memberikan gambaran tentang strategi merek itu seperti apa. mari kita ulas.

Khotler yang merupakan bapak marketing dunia memberikan gambaran tentang strategi merek dengan 5 strategi diantaranya adalah:

  1. lakukan perluasan lini
  2. perluasan merek
  3. strategi multi merek
  4. luncurkan merek baru
  5. gunakan merek bersama

selanjutnya kita coba ulas satu persatu ya !

lakukan perluasan lini

perluasan merek adalah langkah yang dilakukan perusahaan dengan menambah produk baru pada merek produk yang sudah dikenal sebagai upaya meningkatkan pangsa pasar atau menambah segmen pasar baru.

sebagai contoh : Indomie mengeluarkan berbagai macam merek rasa yang pada intinya masih mengunggulkan rasa soto dan goreng pada produknya.

perluasan merek

hampir sama dengan perluasan lini, perluasan merek sering ditandai dengan mengeluarkan merek baru untuk memperkuat perusahaan dan menambah tingkat kepuasan konsumen. Unilever merupakan perusahaan yang rutin mengeluarkan produk baru dengan berbagai merek yang berubah-ubah timbul dan tenggelam.

strategi multi merek

strategi multi merek adalah strategi mengeluarkan merek yang berbeda pada jenis produk yang sama. tahukah anda bahwa unilever merupakan pemilik merek dari dove, lifebouy, dan lux. 3 merek untuk satu jenis yang sama. begitulah strategi multi merek yang juga di gunakan oleh banyak perusahaan untuk menghadapi daur hidup sebuah produk.

luncurkan merek baru

meluncurkan produk baru merupakan salah satu alternatif dalam menjaga brand yang sudah ada dan bertahan sejak lama. sebagai contoh pepsodent senantiasa melakukan inovasi untuk menjaga pepsodent sejak berdirinya.

ada tahu sebutan odol untuk pasta gigi? ya odol adalah merek sebelum pepsodent, dan hari ini odol sudah tidak ada namun penyebutannya masih digunakan sampai hari ini. itulah pentingnya sebuah inovasi merek.

gunakan merek bersama

menggabungkan merek bersama adalah upaya untuk meningkatkan tampilan merek diantara berbagai merek yang ada saat ini. hal ini dicontohkan oleh trans 7 yang sebelumnya bernama tv 7, atau aqua dengan danone.

segitu dulu diskusi kita kali ini terkait merek, semoga memberikan pencerahan pada kita.

About Imam Punarko 193 Articles
saya menyukai digital marketing terutama teknisi SEO, Programmer Website, desain website, website yang saat ini di kembangkan pakimam.com

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*