perjalanan Hidup Rasullulah SAW

perjalanan hidup Rasullulah SAW

Menceritakan Baginda nabi besar Muhammad SAW memang tidak ada habisnya. penuh nilai-nilai kehidupan, keteladanan, dan hikmah yang sangat luas membentang, hingga hari ini menaungi seluruh jagad raya. jangankan manusia yang punya akal hewan saja bahkan tumbuhan seraya memuji kemuliaan namanya. pantaslah tokoh terkenal dari barat micheal heart menulis bahwa nabi Muhammad SAW adalah tokoh paling berpengaruh di Dunia, padahal ia bukan orang muslim.

Lahir, 12 Rabiul Awal tahun Gajah kemuliaannya mulai terpancar diseluruh penjuru bumi. tak perlu kita sebagai umatnya meributkan tentang kebenaran waktu lahirnya. apalagi kita hidup sudah 14 abad lamanya. tentu kelahirannya lebih di rayakan sebagai wujud kembali pada apa yang pernah diajarkannya.

apalagi saat ini banyak orang yang sudah mulai menjauh dari apa yang dicita-citakan oleh Rasullulah SAW, umatnya terus di fitnah, di ambil eksistensinya, dikucilkan, bahkan dikerdilkan oleh orang-orang yang mengaku umatnya.

pada usia 40 tahun menerima wahyu pertama, dan merupakan umur yang paling utama untuk memimpin sebuah peradaban. tak heran didunia ini usia 40 tahun merupaka usia yang paling mapan untuk memimpin. Rasullalah SAW yang sejak kecil sudah menggembala, berdagang keluar wilayah yang tentu banyak perompak, kelaparan, dsb.

namun, dari situlah jiwa kepemimpinannya di bangun dengan baik dan apik. saat ini beliau sudah tidak ada di sekitar kita. tapi selama 20 tahun lebih ia sudah bisa memberikan bekal utama untuk kita mengarungi kehidupan. bagi muslim nyawa adalah segalanya, walaupun difitnah suka menghilangkan nyawa. padahal hari ini jumlah penganut agama yang dibantai, di bunuh, dan usir, tentu kalian akan lihat bahwa muslim lah korban utamanya.

Rasullulah SAW juga mengalami hal yang sama, sehingga kalau kita kenang tentu kita tak seberapanya. 13 tahun berdakwah di Mekah ibu kota yang dicintainya tentu tercatat sebagai momentum penindasan tak terperikan. hingga hendak dibunuh oleh seluruh kabilah/suku yang ada. fase ini bisa dikatakan fase paling sulit Rasullulah SAW saat itu, bagi kita umatnya yang tak seberapa ini tentu tetap bertahan di tengah terpaan yang ada. hingga banyak para orientalis mengatakan bahwa bila yang mengalami ujian sekarang ini bukan Agama Islam tentu agama itu akan musnah.

itulah Islam yang akan terus ada hingga Allah SWT takdirkan mengambilnya, lewat sosok Rasullulah SAW nilai Islam bisa kita lihat secara baik dan matang, semua bisa dicontohkan bahkan hingga hal yang paling sepele sekalipun, Islam sudah mengaturnya.

Hirjah ke Madinah pada usia 53 Rasullulah membangun pondasi yang kelak mampu menerjang batas-batas penindasan. piagam madinah yang menginspirasi Indonesia untuk berdiri di atas kaki sendiri. bahwa Islam bukan ajaran penjajah yang menyebabkan nusantara dapat di Islamkan tanpa unsur pasukan sedikit pun. lalu kita kenal ada wali songo atau wali 9. belum lagi di Dunia internasional yang terus membuat piagam perjanjian, piagam madinah masih menjadi hal yang paling fenomenal di dunia saat ini.

Kamarnya ia dimakamkan dengan prosesi seadanya, usianya 63 di panggil oleh Allah SWT. tepat 23 tahun berdakwah ia berhasil menjadi pondasi utama agama ini, hingga sahabatnya mampu menjadi hal yang utama hingga hari ini. Rasullulah SAW dapat membayangkan Islam menguasai Dunia dan itu pernah terjadi, hingga kelak Rasullulah SAW menggambarkan bahwa Islam akan jaya walaupun orang Kafir tidak menyukainya.

wassalam

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*