mengapa start up sering bakar uang

starup Bakar uang

tahukan anda bahwa bisnis startup diawal-awal usahanya sering mengeluarkan harga yang tidak wajar. seperti bayar perjalanan 1 rupiah atau diskon yang nilainya kadang tidak masuk diakal orang awam pada umum.

lalu, mengapa mereka bisa bertahan sampai saat ini, bisnis startup dengan segala promonya masih dapat melayani dengan maksimal kepada konsumennya. belum lagi persaingan diantara mereka sangat ketat dalam merebut pangsa pasar.

saya masih ingat dulu kita pernah melihat perang harga di papan reklame yang nilainya bisa ratusan juta rupiah sekali pasang. seakan tidak ada habisnya sampai-sampai ada provider seluler yang beriklan dengan tagline “bayar pakai daun” sebuah perang harga yang sudah diatas batas kewajaran.

ternyata, dalam perusahaan startup mereka juga membuat laporan secara berkala kepada angle investor dan investor lainnya untuk menarik investor-investor lainnya untuk masuk.

bisnis hari ini adalah bisnis dimana siapa yang paling populer dialah yang mengusai pasar. dahulu bisnis yang besar adalah bisnis yang paling cepat mencapai titik BEP/Break Event Point, titik dimana terjadi impas atau imbang antara modal dengan pemasukan. nah bisnis seperti sekarang ini sudah jauh berbeda, jadi jika masyarakat awam pasti berfikir mana ada untungnya, malah terkesan rugi atau istilahnya bakar uang, bagi mereka pemilik start up tentu mereka berharap mendapatkan profit dan keuntungan.

trus kapan dong batas kewajaran mereka akan mendapatkan keuntungan dari startup itu sendiri. jangan-jangan tidak sampai populer malah bangkrut.

nah begini kira-kira analoginya, ada istilah pemasaran bahwa separuh promosi itu hanya buang-buang uang, separuhnya yang jadi keuntungan. nah untuk tahap ini bisnis startup pasti punya hitungan bahwa separuh promosi mereka pasti ada yang membeli, dan sebagian pembeli itu akan datang membeli lagi. ujung-ujungnya pembeli akan semakin banyak bukan.

dan disinilah ketahanan startup diuji, sejauh mana dia tahan untuk beriklan dan promosi. sehingga kita bisa lihat iklan yang saat ini mendominasi di Televisi, koran, majalah siapa yang mendominasi, bukan lagi rokok yang berbahaya atau produk makanan anak-anak. sekarang malah perusahaan startup yang terus berkembang pesat.

yang pasti sebagai pemilik startup harus menyakini bahwa model bisnis kita memang dibutuhkan atau setidaknya banyak konsumen yang membutuhkan jasa tersebut. karena disinilah kunci startup itu sebenarnya. sehingga bisa kita lihat bahwa bisnis yang besar sekarang ini adalah bisnis trasportasi sebab hanya transportasi yang merupakan perusahaan yang mendekati 100% murni jasa.

sekian dulu ya, silahkan berkomentar dibawah.

About Imam Punarko 161 Articles
saya menyukai digital marketing terutama teknisi SEO, Programmer Website, desain website, website yang saat ini di kembangkan pakimam.com

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*