Konsep Model Bisnis Model Canvas

Menurut Sidik (2013) model bisnis merupakan cerita tentang bagaimanan perusahaan akan beroperasi. Apabila strategi didasarkan pada faktor persaingan dengan pesaing-pesaing lainnya diluar perusahaan, maka pengembangan model bisnisnya tidak lagi memikirkan pesaingnya.

Umumnya model bisnis menjawab pertanyaan besar yaitu siapa pelanggan kita? Nilai apa yang dihargai pelanggan kita?

Bagaimana cara kita mendapatkan keuntungan dari bisnis kita? Dan apa logika bisnis yang mendasari bagaimana menyampaikan nilai yang dicari pelanggan dengan biaya yang tepat? Model bisnis yang sudah dirumuskan dapat memberikan kepastian bahwa ide bisnis dan produk yang ditawarkan ke pasar akan memperoleh keuntungan.

Umumnya model bisnis akan mengambarkan siapa pihak yang terlibat dalam bisnis, peran apa saja, dan posisinya. Melalui peran dan posisi pihak-pihak yang terlibat ini dapat diketahui, biaya apa saja dan sumber pendapatan apa saja dari bisnis tersebut.

Dengan demikian akan terdeskripsikan bagaiamana potensi keuntungan yang akan didapatkan oleh perusaahaan organisasi. Model memiliki makna yang berbeda dengan strategi (Gambar 1).

Model bisnis berkaitan dengan pendapatan dan biaya sebagai implementasi strategi yang mengarahkan pada kinerja profit agar sesuai harapan.

Sedangkan strategi berkaitan dengan prakarsa perusahaan dalam membangun daya saing supaya bisa bekerja secara
berkelanjutan. Oleh karena itu model bisnis dibuat sebagai langkah selanjutnya dari strategi agar menghasilkan efektivitas dan profit.

MATA KULIAH : MANAJEMEN STRATEGI - ppt download

Jadi model bisnis memiliki perbedaan dengan strategi bersaing, jika dalam memilih strategi bersaing lebih fokus pada persaingan sedangkan dalam mengembangkan model bisnis tidak perlu lagi memikirkan persaingan melainkan didasarkan pada strategi bersaing yang anda pilih. Untuk mengembangkan model bisnisanda dapat menggunakan “Kanvas Osterwalder”.

Model Bisnis Canvas (Business Model Canvas)

Pada tahun 1990 keatas konsep model bisnis mulai popular ketika internet berkembang membahas tentang cakupan model bisnis dalam sebuah perusahaan dan perubahan lingkungan bisnis (Wardhanie &Kumalawati, 2018).

Umumnya konsep tersebut digunakan untuk menjelaskan bagaiamana langkah perusahaan dalam berinteraksi dengan
mitra kerja, pemasok, dan pelanggan.

Selain itu untuk mendeskripsikan dasar pemikiran tentang bagaimana organisasi membentuk, memberikan dan menangkap nilai.

Osterwalder and Pigneur (2015) telah mengusulkan template/kerangka model bisnis yang dapat dijadikan pedoman oleh
wirausahawan untuk mengambarkan model bisnis yang berbentuk kanvas dan dari kesembilan elemen-elemennya saling berkaitan untuk menciptakan nilai dan manfaat dari pelanggannya.

Adapun elemen-elemen dalam model bisnis kanvas adalah sebagai berikut (Osterwalder & Pigneur, 2015; Pramudiana et al., 2016)

About Imam Punarko 204 Articles
saya menyukai digital marketing terutama teknisi SEO, Programmer Website, desain website, website yang saat ini di kembangkan pakimam.com

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*