Definisi dan tujuan kewirausahaan

Definisi dan tujuan kewirausahaan

Definisi kewirausahaan Sumber : tias.edu

Kewirausahaan merupakan istilah yang digunakan dalam bahasa Indonesia yang sepadan dengan Enterpreneurship dalam bahasa Inggris, Unternehmer dalam bahasa Jerman, Ondernemen dalam bahasa belanda dan Entrepreder dalam bahasa Prancis.

Kewirausahaan berasal dari kata wirausaha. Wirausaha berasal dari kata wira artinya berani, utama, mulia. Usaha berarti kegiatan bisnis komersial maupun non komersial.

Jadi kewirausahaan diartikan secara harfiah sebagai hal-hal yang menyangkut keberanian seseorang untuk melakukan kegiatan bisnis maupun non bisnis secara mandiri. Sri Edi Swasono mengatakan dalam konteks bisnis, wirausaha adalah pengusaha, tetapi tidak semua pengusaha adalah wirausaha. Wirausaha adalah pelopor dalam bisnis, inovasi, penanggung resiko  yang mempunyai visi ke depan, dan memiliki keunggulan dalam berprestasi dibidang usaha.

Berbagai pengertian kewirausahaan dan wirausaha yang lain, diantaranya adalah :

Kewirausahaan adalah mental dan sikap jiwa yang selalu aktif berusaha meningkatkan hasil karyanya dalam arti meningkatkan penghasilan

Kewirausahaan adalah proses menciptakan sesuatu yang lain menggunakan waktu dan kegiatan disertai modal jasa dan resiko serta menerima balas jasa, kepuasan dan kebebasan pribadi.

Kewirausahaan adalah semangat, sikap perilaku dan kemampuan seseorang dalam menangai usaha yang mengarah pada upaya kerja teknologi dan produk baru dengan meningkatkan efisiensi untuk mendapatkan keuntungan

Wirausaha adalah orang yang berani memaksa diri untuk menjadi pelayan orang lain.

Wirausaha adalah orang yang mendobrak sistem ekonomi yang ada dalam memperkenalkan barang dan jasa dengan menciptakan bentuk organisasi baru atau mengolah bahan baku baru.

  1. Tujuan dan manfaat kewirausahaan
    1. Tujuan kewirausahaan

Tujuan dari adanya kewirausahaan diantaranya adalah :

  • Meningkatkan jumlah wirausaha sukses
  • Mewujudkan kemampuan dan kemantapan para wirausahawan untuk menghasilkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat
  • Membudayakan semangat, sikap, perilaku dan kemampuan kewirausahaan dikalangan masyarakat.
  • Menumbuh kembangkan kesadaran kewirausahaan yang tangguh dan kuat
    1. Manfaat kewirausahaan

Manfaat dari adanya kewirausahaan diantaranya adalah :

  • Menambah daya tampung tenaga kerja
  • Mengurangi angka pengangguran
  • Memberi contoh kerja keras, tekun, dan pribadi unggul yang pantas diteladani
  • Mendidik karyawan menjadi orang yang mandiri, disiplin, tekun, dan jujur dalam menghadapi pekerjaan
  • Berusaha mendidik masyarakat agar hidup secara efisien, tidak berfoya-foya dan boros
  • Sebagai sumber penciptaan dan perluasan kesempatan kerja
  • Membantu pembangunan bangsa dan Negara
  1. Jenis-jenis wirausaha

Kewirausahaan pada dasarnya memiliki jenis dan karakteristik masing-masing. Jenis ini di ambil dari kegiatan usaha yang sedang dijalankan. Thomas Zimmerer (1996) mengelompokkan wirausahawan berdasarkan pada profilnya menjadi empat kelompok sebagai berikut :

  1. Part-time entrepreneur, yaitu wirausahawan yang mendedikasikan waktunya hanya setengah waktu dari aktifitas hariannya, biasanya wirausaha ini menjadikan bisnisnya sebagai sampingan atau penambah tambahan harian atau sebagai hobi. Banyak usaha saat ini yang dapat dilakukan dimana saja, dengan mengembangankan pemasaran melalui marketplace, facebook ads, instagram ads, dll.
  2. Home-based new ventures, usaha ini menjadi rumah sebagai homebase, bisa jadi usaha ini dilakukan dengan serius atau full time. Banyak saat ini rumah dijadikan tempat usaha dengan level usaha UMKM, kita dapat melakukan di rumah saat ini (sebagai Pelajar) atau setelah lulus nanti.
  3. Family-owned business, Usaha yang dilakukan/ dimiliki oleh beberapa anggota keluarga secara turun-temurun. Saat presentasi pengusaha di Indonesia masih sangat kecil yaitu 2017 diangka 3.1 persen dari jumlah penduduk jauh dari Negara-negara maju yang diatas 14 persen dari jumlah populasi. Keluarga yang berbisnis selain sebagai ajang transfer pengetahuan juga sebagai upaya meningkatkan jumlah pebisnis di Indonesia.
  4. Copreneurs, usaha yang dilakukan oleh dua orang atau lebih yang saling membangun wirausaha. bisnis dalam bentuk copreneurs biasanya sudah mendapatkan legal dan dilakukan secara professional.

 

  1. Karakter Wirausaha

Seorang wirausaha harus mampu menghadapi tantangan yang terjadi dalam merintis usahanya. Karakter merupakan bekal awal seseorang agar sukses dalam mengembangkan usahanya. Menurut McGraith dan Mac Millan (2000), ada tujuh karakter dasar yang perlu dimiliki setiap calon wirausaha diantaranya adalah :

  1. Action oriented

Bisnis merupakan kesempatan yang harus segera di ambil, jika terlambat orang lain yang akan mengambilnya lebih dulu. Bill Gates memulai bisnis Microsoft nya ternyata bukanlah software yang dirancangnya sendiri melainkan menjual software yang orang lain buat kemudian menyempurnakannya. Ambil tindakan dalam bisnis bukan menunda (wait and see), melainkan (see and do) segera ambil tindakan bila kita melihat potensi bisnis di lingkungan kita.

  1. Berfikir simple

Menjadi seorang wirausaha harus mampu berfikir simple, memang dalam bisnis banyak faktor yang harus diperhatikan namun disitulah seorang wirausahaan harus sedapat mungkin membuat penyelesaian dan langkah-langkah yang harus diambil dari tantangan yang dihadapi dalam usahanya. Gojek salah satu bisnis yang dibuat simple dimana gojek mempertemukan antara kelemahan ojek yang saat itu cenderung diam (mangkal) menunggu penumpang, sementara banyak penumpang ojek yang ingin mendapatkan layanan seperti di jemput, dan kemudahan mengantar barang. Gojek adalah salah satu bisnis yang dapat di jadikan contoh bagaimana simpel nya bisnis dibuat.

  1. Selalu mencari peluang baru

Seorang wirausaha jangan mudah merasa nyaman dengan kesuksesan yang didapat, wirausahawan sukses harus tetap belajar dan mencari peluang baru. Sebab bisnis yang ada sekarang terus bergerak dan mengalami pembaharuan. Lihatlah bagaimana industri IT terus berkembang, mulai dari hanya telpon, kemudian tambah SMS, kemudian tambah internet, hingga sekarang segala sesuatu berada dalam genggaman, peluang baru akan terus hadir bagi para wirausaha, mencari peluang baru adalah nafas kehidupan bagi seorang wirausaha.

  1. Disiplin tinggi

Seorang wirausaha bukan lah pemalas atau penunda pekerjaan, mereka yang hanya berharap dan berangan-angan. Wirausaha yang sukses adalah yang memiliki disiplin dalam artii kesungguhan dalam membuat target dan menyelesaikan target sesuai dengan waktu yang di tetapkan. Ia memiliki jam kerja 24 jam dibandingkan karyawan yang rata-rata pekerjaannya 8 jam. Seorang wirausaha dapat menjadi manager operasional disatu sisi dan disisi lain sebagai manajer keuangan. Semua dilakukan dengan disiplin yang tinggi sehingga usahanya dapat berkembang pesat sesuai dengan apa yang dicita-citakan.

  1. Mengambil peluang terbaik

Seorang wirausaha tentu memiliki kemampuan melihat peluang, dalam keseharian kita tentu kita dapat melihat banyak peluang bisnis disekitar kita. Aplikasi baru, jajanan dengan inovasi baru, trend pakaian, kosmetik, lifestyle,dll. Namun, semua itu tak dapat di garap oleh kita selaku wirausaha, namun ambillah yang paling sesuai dengan passion atau minat dan bakat kita agar peluang yang ada tidak terbuang percuma.

  1. Fokus pada tindakan

Wirausaha bukanlah seseorang yang bergelut pada pemikiran, renungan, dan angan-angan. Wirausaha sukses fokus pada action/tindakan yang harus dilakukan agar peluang yang ada dapat diselesaikan dengan baik. Kebanyakan pebisnis memiliki keselarasan antara pemikiran dan tindakan, mereka senantiasa berfikir namun juga melakukan tindakan secara optimal.

  1. Memfokuskan energi setiap orang pada bisnis yang digeluti

Seorang wirausaha tidak bekerja sendiri, dia menggunakan potensi yang ada di sekitarnya untuk mengembangkan bisnis yang sedang digeluti. Ia meminta saran dan masukan dari banyak orang agar bisnis nya dapat berkembang pesat. Membangun jaringan dari banyak kalangan dan mengajak mereka terlibat dalam bisnis yang sedang digeluti. Akhirnya pebisnis ibarat seorang yang sedang bermain orkestra musik yang memadukan berbagai aliran musik menjadi harmoni musik yang semakin indah dan baru.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *