Definisi Kewirausahaan, sejarah, dan Kategori kewirausahaan

Definisi Kewirausahaan, sejarah, dan Kategori kewirausahaan

Enterpreneur atau kewirausahaan adalah sebuah bakat, nurani, karakter, dan personal yang dilatih dalam proses yang berlangsung secara terus-menerus. Enterpreneur adalah seorang yang berusaha berpikir berbeda, seperti marcopolo, Christopher Columbus, yang menjelajah dan membuka gerbang dunia baru dengan merubah arah kapal pada masanya. Sejarah Islam juga mencatat bagai mana abdurahman bin Auf yang baru saja hijrah dan tak punya harta, dalam waktu singkat menjadi saudagar kaya di Madinah.

Kewirausahaan berubah makna sekedar mengambil resiko menjadi menjual manfaat. Ada istilah Risk dan Riski yang kemudian di buat analogi bahwa semakin tinggi resiko semakin besar riski, hal ini ada benarnya dalam kegiatan entrepreneur dan hal inilah yang membedakan dengan berjudi atau bertaruh.

Enterpreneurship terus berkembang seiring perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan informasi. Penemuan mesin Uap oleh James Watt kemudian di ikuti oleh Penemuan lainnya memberikan gambaran bahwa pintu gerbang industri yang mendorong gerak entrepreneur yang menghasilkan orang super kaya di dunia.

Satu dan lain dari penemuan itu adalah penyempurnaan, jadi satu penemu me-launching penemuannya secepatnya orang mempelajari dan melakukan inovasi, disini entrepreneur berkembang pesat, dimana siapa yang mampu mengambil peluang tentu akan menjadi seorang entrepreneur sukses.

Perkembangan terus-menerus dan dalam waktu yang semakin hari semakin cepat, sehingga persaingan dan inovasi itu mengerucut pada tiga hal. Dimana tiga hal ini menjadi barometer perubahan pasar yang berpengaruh terhadap kegiatan entrepreneur.

  • Teknologi

teknologi menjadi hal yang paling besar mempengaruhi kegiatan entrepreneur dimana perkembangan teknologi sangat berpengaruh terhadap karakter dan tindakan seorang enterpreneur

  • Ekonomi

Kegiatan ekonomi menjadi ruh dalam entrepreneur walaupun tak selamanya jiwa entrepreneur dipengaruhi ekonomi, tetap saja paling besar membawa pengaruh terhadap kegiatan enterprenuer

  • Sosial, politik, dan kebudayaan

Sosial, politik dan kebudayaan juga mempunyai porsi, sebagai contoh kebijakan sebuah Negara juga dapat mempengaruhi gerakan entrepreneur seperti finlandia yang memberikan subsidi bagi perusahaan teknologi sehingga membuat para wirausahawan berlomba-lomba mendirikan perusahaan berbasis IT, hasilnya produk handphone merek NOKIA yang sempat merajai Dunia di tahun 2000 awalnya adalah perusahaan sepatu boot, karna sebuah kebijakan berkembang menjadi perusahaan IT seperti yang kita kenal sekarang.

Sejarah kewirausahaan

Awal kewirausahaan diartikan sangat sederhana, disebabkan proses bisnis pada saat itu yang masih sangat sederhana. Pada zaman dahulu, orang sering memutuskan untuk pergi kesuatu tempat yang berbeda dalam rangka melakukan pertukaran atau perdagangan yagn bisa disebut Go-Between. Go-Between semacam kesepakatan konrak kerja atas permintaan suatu barang dengan seseorang yang akan ditukar dengan sejumlah uang atas hasil jerih payahnya.

Kewirausaahaan dianggap sebagai sebuah contractor ( orang yang melakukan kesepakatan kerja atas sejumlah pekerjaan yang ditentukan sebelumnya dengan kompensasi sejumlah uang yagn segala resikonya ditanggung oleh penerima). Oleh sebab itu kewirausahaan pada saat awal dianggap sebagai risk taker (pengambil resiko)

Lalu penyebab kewirausahaan sendiri pada zaman dahulu tidak sekompleks seperti saat ini, masih sebatas bertahan hidup (survival), Berpikir maju dan kreatif ( creative thinking), penemuan yang lebih baik ( improvement), visioner, dan melahirkan landasan ilmu pengetahuan.

Sementara karakteristik pondasi awal berkembangnya enterpeneur adalah diantaranya :

  • Bersifat kesepakatan kerja dengan jumlah bayaran yang telah disepakati.
  • Adanya unsur risk taker (pengambil resiko)
  • Hasilnya dijual kepihak yang menyepakati kontrak sebelumnya.

Sebagai gambaran, mari kita melihat alur perkembangan kewirausahaan dan karakteristik dari masing –masing alur tersebut, supaya memahami lebih dalam dan dapat mengambil sikap entrepreneur :

Definisi kewirausahaan

Kewirausahaan atau dalam bahasa inggris Entrepreneurship, dalam bahasa jerman unternehmer, dann dalam bahasa belanda ondernemen yang berarti seseorang petualang, pengambil resiko, kontraktor, pengusaha, dan pencipta.

Istilah ini diawali oleh Richard Cantillon (1755), yaitu entrepreneurial is an innovator and individual developing something unique and new. Wirausaha dianggap mampu melakukan creative destruction dimana mampu meningkatkan nilai tambah dari sebuah produk.

Sementara menurut Peggy A. Lambing dan Charles R. Kuehl dalam buku entrepreneurship (1999), kewirausahaan adalah suatu usaha yang kreatif yang membangun suatu value dari yang belum ada menjadi ada dan bisa dinikmati oleh orang banyak.

Beberapa orang tentu memiliki persepsi sendiri tentang kewirausahaan itu sendiri, beberapa diantaranya mengatakan bahwa entrepreneurship dengan berbagai pengertian yang saling melengkapi diantaranya :

  • Ilmu Pengetahuan ( Knowledge)

Kewirausahaan dianggap sebagai hasil penelitian, uji coba, kumpulan dan rangkaian yang berisi informasi yang berguna bagi orang lain, sehingga kewirausahaan dalam dimasukkan dalam disiplin ilmu.

  • Kepribadian atau Sikap

Dalam kewirausahaan terdapat sikap positif, ulet, pantang menyerah, contoh, dan tidak mudah menyerah.

  • Filosofi

Kewirausahaan adalah bagian dari filosofi hidup dan bekerja, banyak orang yang menjadikan kegiatan kewirausahaan sebagai kesehariannya dan selalu ada dalam pikiran dan tindakannya.

  • Skill atau keterampilan

Kewirausahaan sendiri adalah gabungan dari skill dan keterampilan, dalam prakteknya kewiruasahaan menggunakan kedua konsep ini dalam menjalankan usaha yang sedang dilakukan

  • Seni (Art)

Kewirausahaan dianggap sebagai sebuah seni karena dalam pelaksanaannya kewirausahaan membutuhkan sebuah imajinasi, visualisasi, dan pemikiran yang terkadang harus berlawanan dengan logika dan akal sehat. Ciputra salah satu raja property di Indonesia mampu memberikan sentuhan pada bisnisnya, sebagai contoh : dahulu Pondok Indah adalah rawa-rawa dan hutan ,lalu disulap menjadi perumahan real estate, sekarang orang bercita-cita bisa tinggal disana.

  • Profesi

Pilihan ketika lulus sekolah adalah bekerja, kuliah, atau menciptakan lapangan kerja, kewirausahaan adalah proses tanpa kenal lelah menggunakan waktu 24 jam dengan sangat efektif agar usahanya dapat unggul dari pada usaha lain.

  • Naluri

Kewirausahaan yang sukses adalah entrepreneur yang mampu mengambil peluang dan kesempatan yang hadir, sebab mereka menganggap pengambilan peluang yang tepat adalah jalan menuju kesuksesan dalam bidang entrepreneurship.

  • Mimpi

Mimpi merupakan hal yang berbeda dengan daya khayal, dalam mimpi seseorang ada kerja keras dan tujuan untuk mendapatkan apa yang di impikannyan. Waktunya digunakan untuk mengejar mimpinya, dan tentu harus bersakit-sakit dahulu. Hal ini berbeda jauh dengan daya khayal yang hanya sekedar pada bagaimana membayangkan tanpa ada usaha.

  • Pilihan atau jalan hidup

Berwirausaha adalah sebuah jalan hidup, banyak orang yang memutuskan untuk mengabdikan hidupnya untuk membangun perusahaan sendiri dibandingkan dengan membangun perusahaan orang lain. Menjadi seorang entrepreneur ship adalah pilihan untuk mendapatkan lebih serta lebih sukses dari orang lain.

Faktor pengubah seorang jadi entrepreneur sukses.

Enterpreneurship merupakan sesuatu yang menjanjikan ditengah tantangan zaman yang harus di hadapi mulai dari angka pengangguran, kebutuhan yang semakin kompleks, inflasi, gaya hidup, dan lain sebagainya.

Banyak para entrepreneur yang mundur atau berhenti di tengah jalan, dalam sebuah penelitian ditemukan bahwa bisnis yang sudah berjalan diatas 5 tahun lebih kuat dan cenderung memiliki kehidupan yang panjang. Walaupun begitu tetap saja tak ada jaminan usahanya akan tetap sama, tanpa terus melakukan inovasi dan penyesuaian. Perhatikan bagaimana transportasi online mengalahkan taksi, angkot, dsb, lalu bagaimana dengan statiun televisi yang justru mulai tergerus oleh youtube, instagram,dll.

Terdapat beberapa faktor penting yang dapat mengubah seseorang menjadi entrepreneur sukses diantaranya adalah :

  • Pandai mengelola kelemahan

Setiap kita punya kelemahan dan sebaik-baiknya orang adalah yang dapat menjadikan kelemahannya menjadi peluang atau bahkan kekuatan. Seseorang yang tahu dimana ia merasa takut dan mampu mengatasinya akan menjadi berani dan tegar. Begitu juga dalam bisnis ketakutan membuka usaha kemudian menghadapi ketakutan itu agar tak gagal membuatnya membuat perencanaan yang baik hingga usahanya berhasil.

  • Cara pandang yang visioner

Cara pandang yang visioner dan mampu melihat peluang didepan mata. Dahulu orang kesal melihat kemacetan lalu lintas, namun di tangan seorang pemuda ia bisa membuat aplikasi yang kelak di kenal dengan GOJEK ( aplikasi Transportasi Online).

  • Pemasar atau penjual ulung

Enterpreneur harus dapat memasarkan (menjelaskan Produk) dan menjual (closing) produknya sehingga perusahaan dapat terus bergerak untuk terus berkembang lebih baik lagi.

  • Menyukai tantangan baru

Enterpreneur cenderung suka terdapat tantangan, serta berusaha menaklukannya. Sebagai contoh seorang pendaki gunung bila berhasil mendaki puncak gunung maka tak ada pijakan yang lebih tinggi dibanding lututnya.

  • Mempunyai tekad yang kuat

Bukti anda seorang entrepreneur sejati adalah setinggi dan sejauh apa tekad anda dalam membangun perusahaan yang sedang dibangun. Semakin kuat tekad akan semakin mudah sebuah usaha untuk berkembang pesat.

  • Perfectionis

Tidak mudah puas, selalu berusaha melalukan inovasi dalam produk yang dipasarkannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *