Teknologi dimata Desa dan kota

Teknologi dimata Desa dan kota

Teknologi adalah sebuah keniscayaan, didalamnya ada peradaban manusia yang harus kita ikuti perkembangannya. Sebab, kalau kita tidak dapat mengikuti perkembangan teknologi itu sendiri, kita akan tertinggal dari bangsa lain yang sudah lebih dulu mengenal teknologi dan memanfaatkannya. Sekarang pertanyaan bukan karena kita mulai belakangan lalu kita layak tertinggal, contoh negara India saja yang dulunya tidak terkenal dengan kemajuan teknologinya berani unjuk gigi dengan menyatakan akan menjadi basis perkembangan teknologi dunia. Sekarang hampir di seluruh sektor perkembangan teknologi sudah banyak orang dari negara India yang sukses di negara lain termasuk Indonesia dalam mengembangkan teknologi.

Indonesia sebagai negara yang besar ini ternyata juga banyak melahirkan para ahli teknologi di dunia. Seperti bapak Prof. Dr. Khoirul Anwar beliau adalah penemu jaringan 4G saat masih di Jepang ini mampu memperkenalkan generasi baru jaringan menggantikan 3G yang lama. Selain itu ada juga Jim Geovedi, lelaki yang hanya lulusan SMA ini menjadi salah satu top hacker didunia. Dia sudah sering diundang dalam event hacker dunia. Tidak hanya itu, dia bahkan bisa menghack koordinat satelit dan mengubah koordinat sesuai dengan yang diinginkannya. Pemilik Microsoft Bill Gates datang ke Indonesia dan menyatakan sangat senang dengan orang Indonesia dan banyak karyawannya di Microsoft adalah orang Indonesia. Ada banyak lagi orang –orang yang terkenal dan mampu mengharumkan nama bangsa dari kemajuan teknologi sekarang ini.

Lalu bagaimana dengan kita sendiri? Selaku warga negara, Indonesia masuk dalam negara G 20 artinya negara yang punya peran terhadap negara-negara lain didunia ini. Penyebab utama negara kita menjadi negara G20 ternyata adalah karena Indonesia adalah negara kita termasuk negara dengan pasar konsumen terbesar didunia. Konsumsi teknologi, media sosial, dan produk di Indonesia rata-rata masuk dalam 5 besar. Nah ini bisa jadi potensi untuk kita berkembang lebih baik dengan adanya teknologi. Banyak hal yang bisa kita manfaatkan dari adanya teknologi di rumah kita. Dan untuk itu masyarakat kota dan masyarakat pedesaan sama-sama dapat berkompetensi dari adanya kemajuan teknologi ini.

teknologi menyebabkan warga negara Indonesia dapat berkompetensi tanpa adanya batasan dan halangan lagi. Dengan teknologi maka layaknya perlombaan lari sama-sama punya kesempatan yang sama untuk lari lebih cepat. Tidak seperti dahulu dimana kawasan pedesaan seperti mendapat gembok di kaki yang menyebabkan larinya lebih lama dibanding perkotaan. Jadi, kompetensi sudah terbuka dan kita sebagai warga negara harus mampu memanfaatkan teknologi sebaik mungkin agar kita tidak tertinggal dari bangsa lain. Apalagi kita selaku generasi muda yang harusnya mampu untuk mengembangkan teknologi ini.

Generasi muda milenial menjadi konsumen terbesar teknologi, walaupun dari segi pendapatan belum mumpuni namun para remaja atau generasi muda tadi ternyata paling besar dalam pemanfaatan teknologi. Konsumsi terbesar ini banyak dilirik oleh para pengembang teknologi untuk menarik keuntungan sebesar-besarnya. Pasar para remaja ini seperti gaming, sarana swafoto (selfie), chatting, dll menjadi paling populer mengalami perkembangan berikut juga teknologi pendukungnya. Ada potensi besar buat para pemuda agar kita juga bisa berkembang terus dengan teknologi dan menjadi leader (pemimpin) dalam peradaban, sebagai produsen tentunya bukan konsumen.

Apa saja yang dapat kita lakukan dengan perkembangan teknologi sekarang ini ? tentu ini jadi pertanyaan mendasar untuk kita, hal seperti apa yang dapat kita lakukan dengan perkembangan teknologi sekarang ini. Dulu ketika timbul pertanyaan ini, saya berfikir dan mungkin semua kita berfikir untuk sekolah dibidang teknologi seperti sekolah teknik, komputer, dll. Ternyata jawaban ini tidak sepenuhnya dapat memberikan solusi kita akan mampu menguasai teknologi itu sendiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *